“Jika para pejuang kita dahulu rela mengorbankan keringat, harta, darah bahkan nyawa untuk kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai ini, maka alangkah malunya kita sebagai bangsa apabila sampai tidak bersemangat untuk mengisi kemerrdekaan yang telah mereka perjuangkan termasuk dengan menyemarakkan kegiatan peringatan ulang tahun Proklamasi tersebut. Tetapi tentu saja dalam pelaksanaannya harus tetap tertib dalam melaksanakan protokol kesehatan semasa pandemi yaitu jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan”

Demikian kutipan sambutan Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta, Herisman, S.H.,S.Sos.,M.H.,MAP yang disampaikan dalam upacara sederhana untuk menandai dimulainya pelaksanaan kegiatan dalam rangka memperingati dan memeriahkan HUT RI ke 75 Tahun 2020 yang dilaksanakan di Halam Depan Pengadilan tata Usaha Negara Yogyakarta. Di bagian lain sambutannya, Ketua PTUN Yogyakarta juga menyampaikan bahwa jika ada perlombaan atau pertandingan yang diselenggarakan, motivasi utamanya adalah bukan untuk menang tetapi bagaimana mengeratkan persaudaran, kebersamaan dan juga nilai perjuangan sebagaimana telah diwariskan para pahlawan dan pendahulu bangsa.

Dalam laporannya, Ketua Panitia yang juga Ketua Baporkes PTUN Yogyakarta, Kukuh Santiadi, S.H.,M.H. menyatakan bahwa dalam rangkaian kegiatan menyambut hari Proklamasi akan diadakan beberapa kegiatan termasuk pertandingan olahraga voli plastik, tenis meja dan lain-lain serta akan ditutup dengan acara khusus pada tanggal 28 Agustus 2020 di Candi Borobudur Magelang.

Acara pembukaan juga ditandai pelepasan balon berhadiah dan pengibaran bendera start gerak jalan sehat yang merupakan kegiatan pertama kali diadakan sejak pandemi berjangkit. Sebagai acara terakhir yang tidak kalah seru adalah pertandingan bola voli plastik yang cukup menguras energi namun mengembalikan keceriaan yang hampir padam oleh bencana yang suram.

Pandemi Covid-19 telah melahirkan berbagai kebiasaan baru termasuk dan terutama soal penjagaan kesehatan agar tidak tertular yaitu dengan menjaga jarak, memakai masker dan atau perisai wajah (face shield), dan cuci tangan. Namun demikian kesemuanya adalah bersifat perlindungan fisik dari luar sementara dari dalam harus dilakukan penguatan imun atau daya tahan tubuh melalui makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, multivitamin dan olahraga. Hal yang seringkali dilupakan adalah menjaga kesehatan jiwa. Sebagaimana pepatah mengatakan, hati yang gembira adalah obat. Senyum dan tawa menguatkan hati dan jiwa. Bahkan berteriak adalah sebagai terapi yang layak dicoba untuk menghadang stress yang dapat memicu penyakit lain.

Semoga kegiatan ini menambah semangat kerja, menambah sehat raga, menambah ketenangan hati dan jiwa untuk melangkah mantap dalam berkinerja menyongsong 75 tahun Indonesia Merdeka.(djunai)

   
   

Pedoman Gugatan  

   

Informasi Cepat  

 

 

   

Link Terkait  

   

Lokasi PTUN YOGYAKARTA Samping  

   

Statistik Website  

614361
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Semua Hari
416
630
3236
207227
12294
16854
614361
IP Anda: 18.208.202.194
2020-09-25 13:54
   
© Copyright © 2019 Tim - IT Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta