(YOGYAKARTA, 15/09/2021) Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik yang bersih dari korupsi, kegiatan pembangunan budaya kerja yang anti korupsi di lingkungan pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta secara terus menerus dilaksanakan. Salah satu upaya yang dilaksanakan dengan melakukan diskusi dengan Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT)  Universitas Gajah Mada. Hadir dalam audiensi tersebut Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta Herisman, S.H.,S.Sos.,M.H.,MAP didampingi Wakil Ketua Dr. Agus Budi Susilo, SH. MH dan Hakim Prasetyo Wibowo, SH. Dari pihak PUKAT UGM dipimpin langsung Ketua PUKAT Dr. Totok Dwi Diantoro, S.H., M.A., LL.M. didampingi Zaenur Rohman dan Sriyatun, S.S.

 

Dari hasil diskusi tersebut didapat satu benang merah bahwa untuk membangun budaya anti korupsi dalam menjalankan pelayanan publik, yang perlu ditekankan adalah perubahan pola pikir dan etos kerja aparatur pengadilan yang melayani dan bebas korupsi.  Perubahan pola pikir dan etos kerja diharapkan dapat meningkatkan kinerja aparatur pengadlan yang berorintasi pada peningkatan kualitas layanan publik dan bebas korupsi.

Hal ini senada dengan hakikat reformasi birokarsi yaitu perubahan besar dalam paradigma dan tata kelola pemerintahan untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, bersih dari perilaku korupsi kolusi dan nepotisme, mampu melayani publik secara akuntabel, serta memegang teguh nilai-nilai dasar organisasi dan kode etik perilaku aparatur negara. (BS)

   
   

Pedoman Gugatan  

   

Informasi Cepat  

 

 

   

Link Terkait  

   

Lokasi PTUN YOGYAKARTA Samping  

   

Statistik Website  

896826
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Semua Hari
790
1044
4822
486052
17399
22102
896826
IP Anda: 3.236.239.91
2021-10-22 18:51
   
© Copyright © 2019 Tim - IT Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta